Bismillah...
sudah lama rasenya x menulis hinggakan otak ni menjadi kaku sebentar...
hari ini, ku kembali semula dengan gaya y agak berbeza...
Satu perbuatan yg sudah sebati dalam diri manusia seperti tepung dan telur adalah bersangka buruk. sedar x sedar, setiap hari kita mesti ada terlintas perkara yg x baik tentang orang sekeliling kita. Pada masa yg sama, kita juga sering disangka buruk oleh orang lain.
kita sering menganggap...
orang yang sikat rapi rambutnya, dianggap tunjuk macho/berlagak hensem,
orang yang diam, dianggap x ramai kawan/sombong,
orang yang jalan pantas, dianggap menunjuk,
orang yang x ikut program/kuliah, dianggap malas,
orang nak bagi nasihat, dianggap berlagak pandai,
orang yang x makan, dianggap diet,
orang yang tertidur dalam kelas, dianggap main game malam tadi or whatever...
![]() |
| Comelnya! tp disisihkan :( |
Kenapa ini terjadi???
mana tau
mungkin dia nak ikut sunnah,
mungkin dia nak jaga petah bicaranya agar terhindar dari dosa,
mungkin yang jalan lalju tu nak ikut sunnah juga atau ada perkara yang perlu diselesaikan segera,
orang yang bagi nasihat itu sememangnya sedang berdakwah,
orang yg dianggap diet tu mungkin sebab x de duit,
orang yang tertidur tu sebab balik lambat dari program...
Bukan kah berbaik sangka itu selemah-lemah ukhuwah? So, kalau kita berprasangka, maknanye kita telah memutuskan ikatan ukhuwah kita la kan?.....ke camne?
Sangla buruk ini sering berkait rapat dengan rasa hasad, dengki atau cemburu. Ia amat-amat sukar dibuang namun wajiblah ia dimasukkan dalam senarai utama yang perlu kita usaha untuk hindarinya sedaya upaya.
Janganlah kita menganggap diri kita yang terbaik, yang paling hensem dan kool, yang paling banyak ilmunya, yang paling petah bicaranya...bkoz, kita hanyalah seorang hambaNya yang hina. Semua yang kita miliki, semua kehebatan kita tu x dipandang Allah sedikit pon. Jangan perasan sangatlah... Yang Allah pandang hanyalah taqwa... sebanyak mana kita melakukan amar maaruf nahi munkar...dengan kata lain mengajak manusia kembali pada islam...
Janganlah kita rasa kita tau semua perkara, akal kita hanya cetek secetek kolam ikan... Kita xkan tau ikan apa yang ada di laut jika kita adalah seekor ikan yang hidup di sungai..melainkan petunjuk dari Allah.
sama-samalah kita muhasabah diri kita semula, jernihkan semula ukhuwah antara kita dengan bersangka baik sesama kita...
"setinggi-tinggi ukhuwah adalah melebihkan orang lain dari diri sendiri(ithar),
serendah-rendah ukhuwah adalah bersangka baik(berlapang dada)"
Walllahu A'lam...


No comments:
Post a Comment