Saturday, 20 October 2012

Bimbing Ku Untuk Tiba di JannahMu

بسم الله الرحمن الرحيم



Seusai aku travel seorang siri malam tadi mencari hala tuju hidupku, ketikamana program 'Bersinar dengan Aliran' dijalankan (maaf sangat2 kepada ahli genIIus sebab ketidakhadiran ana), aku bermonolog sendirian di beranda rumahku yang tidak lekang dari debu. Saling bertanya antara satu sama lain dengan diri aku. Secara jujurnya, tidak dapat hadir program semalam membuatku sedih . Setelah bertungkus lumus menyiapkan makanan bersama sahabat-sahabat. Tapi, aku terpaksa merelakan hati aku untuk kebaikan yang lebih besar. 



Malam tadi, aku sering bertanya diri aku. Apa yang aku dah buat untuk Islam sebagai seorang Muslim. Dengan segala nikmat yang Allah beri ini. Sepercuma mana pun kurniaan Allah, pasti ada bayarannya. Dan Dia mahu kita bayar dengan kita menjadi abid yang taat kepadaNya. Dia juga mahu kita menyebarluaskan agama suci ini. Dia mahu kita menegakkan agama yang semakin hari hanya tinggal pada nama sahaja. 




Allahu Akbar.. betapa kecilnya sumbangan aku untuk Islam. Sangat sedikit yang aku lakukan untuk mambebaskan Aqsa di sana. Aku takut dan bimbang usiaku yang dimakan masa ini akan tamat tidak lama lagi. Dan aku hanya goyang kaki di rumah kononnya menunggu Islam akan bangun.



Tanpa aku sedari, titik-titik jernih mengalir perlahan. Aku tidak tahan Ya Allah. Izinkan aku mengalirkan air mata keranaMu. Lacrimal gland yang sudah lama tidak menjalankan tugasnya tunduk pada malam itu. Alunan nasyid Maher Zain semakin tidak didengari walaupun gemanya hanya beberapa milimeter dari cuping telingaku.



Ya Allah, ampuni ku kerana kurangnya syukurku
Ampuni daku kerana nafsuku yang meliar ini
Bimbinglah langkahku
Agar redhaMu kugapai




[kredit]





Kusadari, engkau sanggup
Mengambil kembali karunia-Mu
Dan kucoba, selalu mengingat
Takkan sia-siakan segalanya 
Karena, suatu hari 
Semua akan tiada lagi 
Dan di akhir hayat kumohon 
Kau ridho padaku


Allah, Ya Allah Tuntunku ‘tuk tiba di Jannah-Mu 
Ya Allah, Ya Allah 
Jangan jauh dariku kudamba cahaya-Mu 
Bersama-Mu kuingin dekat 
Dekat dengan-Mu sepanjang usia 
Ya Allah, O Allah! 
Dampingi langkahku [Selalu]

Kusadari, kadang kulupa 
Mungkin ini nafasku yang terakhir 
Ampuni kurangnya syukurku 
Maafkan kuragu kasih-Mu 
Nanti, suatu hari 
Saat duniaku usai berakhir 
Di akhir hayat kumohon 
Kau ridho padaku


Hari berganti 
Kuyakin waktuku kian singkat 
Tuhanku, biarku genggam dunia ini 
Tanpa mencintainya 
Karena ku kan segera pergi 
Karena ku kan segera pergi


Tuntunlah aku 
Setiap langkahku
~MZ~

[kredit]


~JalanMasihPanjang,UsiaMakinPendek~

5 comments:

  1. kalau rancangan Dia mengatasi rancangan kita, sentiasa ada yang besar menanti di belakang kehendak Dia. ^^
    chill la bro.
    orang yang cari Allah, akan jumpa Allah di dunia sebelum jumpa Allah di jannahNya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Well then..
      Rancangan Allah yang terbaik
      kita yang harus mencari disebalik yang terbaik itu kan..=)

      Delete
  2. Allah and ikhwah know what you're doing insyaAllah.

    ReplyDelete
  3. Replies
    1. air kotak?
      dapat y lebih berharga daripada tu.
      (=

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...